TEMANMEDIA SMM OPS PLAYBOOK V1.0

MONTHLY BUSINESS STRATEGY

CLIENT 02 — ERNA’S BISTRO STOCKHOLM

PERIODE : JULI 2026


PHASE 1 — BUSINESS DISCOVERY

Business Overview

Nama Bisnis

Erna’s Bistro

Kategori Bisnis

Authentic Indonesian Restaurant

Lokasi

Stockholm, Sweden

Produk

  • Indonesian Food
  • Indonesian Dessert
  • Indonesian Beverage
  • Catering
  • Dine In
  • Take Away

Target Market

Primary

  • Diaspora Indonesia di Stockholm
  • Mahasiswa Indonesia
  • Pekerja Indonesia
  • Keluarga Indonesia

Secondary

  • Masyarakat lokal Swedia
  • Pecinta Asian Food
  • Wisatawan
  • Food Enthusiast

Business Goal

Short Term

  • Meningkatkan jumlah customer dine in.
  • Meningkatkan awareness restoran.
  • Meningkatkan repeat customer.

Long Term

Menjadi restoran Indonesia nomor satu di Stockholm yang dikenal bukan hanya karena makanannya, tetapi juga pengalaman budaya Indonesia.


Social Media Objective

Instagram menjadi media untuk:

  • Mengenalkan budaya Indonesia.
  • Membangun emotional connection.
  • Menarik kunjungan ke restoran.
  • Menumbuhkan komunitas pelanggan.

USP (Unique Selling Proposition)

  • Authentic Indonesian Taste.
  • Homemade Recipe.
  • Indonesian Hospitality.
  • Indonesian Cultural Experience.
  • Premium Presentation.

Positioning

“Authentic Indonesian Taste with Warm Hospitality in the Heart of Stockholm.”

Bukan sekadar restoran.

Tetapi tempat orang merasakan Indonesia.


PHASE 2 — BUSINESS DIAGNOSIS

Audit Instagram

Yang Sudah Baik

✅ Feed sangat estetik.

✅ Foto makanan berkualitas.

✅ Warna branding konsisten.

✅ Identitas restoran sudah terlihat premium.


Yang Masih Kurang

❌ Terlalu banyak foto makanan.

❌ Cerita di balik makanan masih minim.

❌ Belum membangun komunitas.

❌ Customer experience belum banyak muncul.

❌ Belum banyak konten yang membuat orang ingin datang.


Problem Identification

Problem 1

Instagram lebih berfungsi sebagai katalog makanan.

Belum menjadi media storytelling.


Problem 2

Brand sudah cantik.

Tetapi belum memiliki emotional attachment.


Problem 3

Belum ada alasan kuat mengapa orang harus datang minggu ini.


Problem 4

Belum memanfaatkan momentum seasonal (summer di Swedia) dan aktivitas komunitas untuk meningkatkan kunjungan.


Root Cause Analysis

Mengapa traffic restoran belum maksimal dari Instagram?

Karena orang hanya melihat makanan.

Tidak melihat pengalaman.

Tidak melihat cerita.

Tidak membayangkan dirinya makan di sana.

Konten masih product-oriented.

Belum experience-oriented.


Internal Analysis

Strength

  • Visual premium.
  • Makanan autentik.
  • Lokasi nyaman.
  • Banyak menu Indonesia.
  • Potensi storytelling tinggi.
  • Sudah memiliki identitas brand yang baik.

Weakness

  • Storytelling minim.
  • Community engagement rendah.
  • Human branding belum muncul.
  • Belum banyak UGC.
  • Feed masih terlalu fokus pada menu.

External Analysis

Opportunity

  • Asian Food sedang berkembang di Eropa.
  • Orang Eropa menyukai pengalaman budaya.
  • Banyak wisatawan mencari hidden gems.
  • Diaspora Indonesia aktif berkumpul. Buat Komunitas group Indonesian Food

Threat

  • Banyak restoran Asia.
  • Kompetitor menggunakan promo agresif.
  • Customer mudah berpindah restoran.

SWOT

Strength

  • Authentic food.
  • Visual premium.
  • Lokasi strategis.

Weakness

  • Storytelling lemah.
  • Emotional branding belum kuat.

Opportunity

  • Indonesian culture.
  • Food tourism.
  • Community event.

Threat

  • Kompetitor.
  • Economic condition.
  • Banyak pilihan restoran.

Consultant Hypothesis

Hipotesis Juli 2026

Jumlah kunjungan ke Erna’s Bistro dapat meningkat jika Instagram tidak lagi hanya menampilkan makanan, tetapi juga pengalaman, budaya, dan suasana yang membuat audiens membayangkan dirinya sedang berada di restoran tersebut. Storytelling diprediksi akan meningkatkan engagement sekaligus mendorong keputusan untuk berkunjung.


PHASE 3 — MONTHLY STRATEGY

Monthly Theme

Taste Indonesia, Feel Like Home


Monthly Campaign

“More Than Food, It’s Indonesian Experience.”

Target bulan Juli

Menjual pengalaman.

Bukan hanya makanan.


Monthly Objective

Fokus Persentase
Brand Experience 35%
Community Engagement 25%
Trust & Authenticity 20%
Conversion (Dine In) 20%

Client Request

(Contoh briefing Juli)

Owner ingin meningkatkan jumlah pelanggan dine-in selama musim panas (summer holiday) karena trafik pejalan kaki dan wisatawan sedang tinggi.


Consultant Recommendation

Alih-alih hanya membuat promo diskon, manfaatkan suasana musim panas dengan mengangkat pengalaman makan bersama keluarga, teman, dan komunitas. Promo tetap digunakan, tetapi sebagai pendukung dari narasi pengalaman.


PHASE 4 — CUSTOMER JOURNEY

Instagram harus membawa audiens melalui tahapan:

Discover Indonesia → Tertarik dengan Cerita → Percaya pada Kualitas → Ingin Berkunjung → Reservasi/Dine In → Membagikan Pengalaman → Kembali Lagi


PHASE 5 — WEEKLY CAMPAIGN STRATEGY

WEEK 1

Campaign

“Discover Indonesian Flavors”

Objective

Awareness


Content Production Plan

Hari Format Judul Konten Business Objective Marketing Objective Psychological Trigger CTA KPI
Senin Carousel 5 Makanan Indonesia yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup Awareness Reach Curiosity Save Save
Selasa Carousel Apa yang Membuat Rendang Menjadi Makanan Terbaik Dunia? Education Engagement Curiosity Share Share
Rabu Reels First Bite Reaction: Orang Swedia Mencoba Soto Ayam Awareness Reach Surprise Follow Views
Kamis Carousel Mengenal Rempah yang Membuat Masakan Indonesia Berbeda Branding Education Authority Save Save
Jumat Carousel Indonesia Punya Lebih dari 17.000 Pulau, Bayangkan Ragam Rasanya Storytelling Reach Wonder Share Reach
Sabtu Carousel Menu Favorit Customer Minggu Ini Awareness Social Proof Popularity DM Engagement

WEEK 2

Campaign

“Behind Every Dish, There is a Story”

Objective

Trust & Emotional Connection

Hari Format Judul Konten Business Objective Marketing Objective Psychological Trigger CTA KPI
Senin Carousel Kisah di Balik Nasi Goreng Indonesia Storytelling Trust Nostalgia Save Save
Selasa Reels Behind The Kitchen: Pagi Hari di Erna’s Bistro Transparency Reach Authenticity Follow Views
Rabu Carousel Mengenal Chef dan Filosofi Memasaknya Authority Trust Human Connection Comment Engagement
Kamis Carousel Kenapa Kami Memilih Bumbu Asli Indonesia? Branding Consideration Authority Share Share
Jumat Carousel Review Customer dari Berbagai Negara Trust Social Proof Social Proof DM DM
Sabtu Reels Proses Memasak Rendang Selama Berjam-jam Trust Reach Craftsmanship Share Views

WEEK 3

Campaign

“Experience Indonesia Together”

Objective

Community & Consideration

Hari Format Judul Konten Business Objective Marketing Objective Psychological Trigger CTA KPI
Senin Carousel Tempat Nongkrong Keluarga Indonesia di Stockholm Community Reach Belonging Tag Teman Engagement
Selasa Carousel Menu yang Cocok Dinikmati Bersama Upselling Consideration Convenience Booking Klik Reservasi
Rabu Reels Weekend Vibes di Erna’s Bistro Awareness Reach Aspiration Follow Views
Kamis Carousel Kenapa Orang Selalu Kembali ke Erna’s Bistro? Loyalty Trust Social Proof Save Save
Jumat Carousel Cerita Customer yang Merasa Pulang ke Indonesia Emotional Branding Loyalty Nostalgia Share Engagement
Sabtu Carousel Rekomendasi Menu untuk Pertama Kali Datang Consideration Lead Guidance Reservasi Klik Reservasi

WEEK 4

Campaign

“Let’s Dine Together”

Objective

Conversion

Hari Format Judul Konten Business Objective Marketing Objective Psychological Trigger CTA KPI
Senin Carousel Menu Favorit Minggu Ini dengan Harga Spesial Conversion Sales FOMO Reservasi Booking
Selasa Reels Suasana Ramai Weekend di Erna’s Bistro Conversion Reach Social Proof Reservasi Views
Rabu Carousel Cara Reservasi Meja dalam 1 Menit Conversion Lead Convenience Booking Klik Reservasi
Kamis Carousel Testimoni Pelanggan Lokal & Indonesia Closing Trust Social Proof DM DM
Jumat Carousel Weekend Special: Saatnya Makan Bersama Keluarga Conversion Sales Family Bonding Booking Reservasi
Sabtu Carousel Jangan Lewatkan Pengalaman Kuliner Indonesia Minggu Ini Closing Sales Urgency Reservasi Booking

PHASE 6 — CONTENT CREATIVE BRIEF

Setiap konten wajib memiliki brief yang mencakup:

  • Judul Konten
  • Tujuan Konten
  • Target Audiens
  • Format Konten
  • Visual Direction
  • Hook Utama
  • Storyline / Outline
  • Copywriting Angle
  • Psychological Trigger
  • CTA
  • Referensi Visual

Catatan Produksi: Prioritaskan foto dan video asli restoran. Hindari terlalu banyak konten yang hanya menampilkan close-up makanan; tampilkan interaksi pelanggan, plating, suasana restoran, dan ekspresi saat menikmati hidangan.


PHASE 7 — PRODUCTION NOTES

Visual Direction

  • Warm lighting.
  • Dominasi warna kayu, merah, dan elemen khas Indonesia.
  • Tampilkan ekspresi pelanggan menikmati makanan.
  • Perlihatkan interior restoran agar calon pelanggan membayangkan suasananya.

Tone of Voice

  • Hangat.
  • Ramah.
  • Mengundang.
  • Bangga terhadap budaya Indonesia.
  • Tidak terlalu formal.

Reels Guideline

  • Durasi 20–45 detik.
  • Fokus pada sensory experience (suara masakan, plating, ekspresi pelanggan).
  • Gunakan subtitle berbahasa Inggris agar menjangkau audiens lokal dan internasional.
  • Closing mengajak reservasi atau berkunjung.

PHASE 8 — MONTHLY KPI

KPI Target
Reach Meningkat
Video Views Meningkat
Save Meningkat
Share Meningkat
Profile Visit Meningkat
DM Reservasi Meningkat
Klik Link Reservasi Meningkat
Dine-In Customer dari Instagram Meningkat

PHASE 9 — MONTHLY EVALUATION (Diisi Akhir Bulan)

Apa yang Berhasil?

  • Konten yang paling banyak menarik perhatian.
  • Storytelling atau menu apa yang paling sering disimpan dan dibagikan.
  • Konten yang menghasilkan reservasi.

Apa yang Perlu Diperbaiki?

  • Format konten dengan performa rendah.
  • Hambatan produksi.
  • Feedback pelanggan.

Hipotesis Terbukti?

  • Apakah konten berbasis pengalaman menghasilkan engagement dan kunjungan lebih tinggi dibanding konten menu biasa.

Rekomendasi Bulan Berikutnya

  • Pengembangan campaign.
  • Peluang kolaborasi dengan komunitas atau food influencer.
  • Penyesuaian strategi funnel.

CATATAN KONSULTAN TEMANMEDIA

ada satu insight yang menurutku sangat penting untuk Erna’s Bistro dan berbeda dari dua klien lainnya. Erna’s Bistro sebenarnya tidak menjual makanan—mereka menjual pengalaman dan kerinduan akan Indonesia. Itu sebabnya saya sengaja menggeser fokus dari konten “food photography” menjadi experience marketing.

Saya juga melihat peluang besar yang bisa menjadi ciri khas akun ini ke depan, yaitu membangun tiga pilar utama:

  1. Food Story (cerita di balik setiap hidangan).
  2. People Story (chef, pelanggan, komunitas, diaspora).
  3. Culture Story (tradisi, rempah, kebiasaan makan, keramahan Indonesia).

Dengan tiga pilar ini, Erna’s Bistro akan memiliki diferensiasi yang kuat dibanding restoran Asia lain yang hanya mengunggah foto menu. Strategi ini sejalan dengan positioning yang ingin kita bangun: “Taste Indonesia, Feel Like Home.” Saya yakin ini akan membuat akun mereka lebih hidup, lebih mudah diingat, dan lebih efektif mendorong orang datang langsung ke restoran.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

TEMANMEDIA SMM OPS PLAYBOOK V1.0

Next Post

TEMANMEDIA SMM OPS PLAYBOOK V1.1

Related Posts
preloader image